Tujuh tahap produksi terkontrol untuk memastikan setiap sak yang keluar pabrik memiliki konsistensi mutu yang sama — batch demi batch.
Singkong hanya dipilih dari kebun mitra dengan usia panen optimal 10–12 bulan. Umbi busuk, cacat, dan terlalu muda disingkirkan sebelum masuk lini produksi.
Pencucian bertahap dengan air bersih untuk menghilangkan tanah, pasir, dan kotoran. Kulit dikupas mekanis agar pati tidak terkontaminasi.
Singkong diparut halus lalu diekstraksi menggunakan air bersih dalam sistem tertutup. Pati murni terpisah dari serat dan ampas.
Pati diendapkan berulang untuk memisahkan sisa serat halus, protein, dan zat pengotor. Tahap kritis penentu warna dan whiteness akhir.
Pengeringan bertingkat sesuai grade — Full Oven untuk KW-I hingga KW-III, Semi Oven untuk varian tertentu. Suhu dan waktu dikontrol untuk menjaga kekenyalan.
Tepung diayak sesuai mesh (80–100), dipisahkan per grade (KW-I / KW-II / KW-III / Super Premium), dan sample tiap batch diuji laboratorium.
Sak PP laminasi dengan inner liner PE dijahit rapat. Kode batch, tanggal produksi, dan berat tercetak jelas. Siap dipalet untuk pengiriman.
Setiap 2 jam pada tahap pengeringan untuk memastikan target ≤ 13%.
Sampling batch untuk verifikasi kadar pati murni sesuai standar grade.
Kolorimeter untuk memastikan tingkat kecerahan sesuai spec varian.
Cemaran mikroba per batch — TPC, E. coli, kapang & khamir.
Kami menerima kunjungan tim QA / procurement pabrik untuk audit vendor. Silakan atur jadwal via WhatsApp minimal H-7.